Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

UPDATE! Guru PPPK Tak Masuk Usulan 2023, Disdik: Kita Tunggu Seleksi Tahap 3 Dilanjut

Opinirakyat.org  -  Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel berharap ada kepastian lanjutan seleksi guru PPPK tahap 3 untuk mengakomodir guru honorer. Apalagi Pemprov Sulsel tak lagi memasukkan formasi guru untuk usulan kuota PPPK 2023.


"Sebenarnya sudah ada usulan guru PPPK 2021. Itu kan baru tahap 1 dan 2 yang seleksi. Ini tahap 3 yang kita belum tahu kapan tesnya," ungkap Kepala Disdik Sulsel Setiawan Aswad kepada detikSulsel, Jumat (22/4/2022).


Setiawan melanjutkan, untuk tahap 3 seleksi guru PPPK, masih ada sekitar 3.000 kuota yang belum terisi. Sehingga pihaknya berharap segera ada kepastian dari pemerintah untuk melanjutkan tes guru PPPK tahap 3.


"Tahap 3 ini sebenarnya sisa dilanjutkan. Sisa menunggu tes. Masih ada 3.000 kuota belum terisi," jelasnya.


Rekrutmen guru PPPK 2021, Pemprov Sulsel mendapat 8.434 kuota. Tahap 1 lulus sekitar 1.667 orang, sementara untuk tahap 2 sebanyak 1.765. Total guru honorer yang lulus tahap 1 dan 2 sebanyak 3.432 orang.


"Tahap 1 kan sisa tunggu SK. Tahap 2 menunggu pemberkasan. Tahap 3 ini katanya ada seleksi lanjutan. Ini yang kita tunggu," jelasnya.


Pihaknya memaklumi jika Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel tak mengajukan lagi kuota guru PPPK 2023. Ini karena masih ada kuota guru PPPK yang belum terisi dari seleksi tahun lalu. Diakuinya, Sulsel memang masih kekurangan guru. Terutama di daerah-daerah.


"Sehingga kita menunggu ini tahap 3 guru PPPK kapan seleksinya segera dibuka," tukasnya.


Untuk diketahui, Pemprov Sulsel telah mengusulkan formasi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) sebanyak 305 kuota untuk tahun 2023. Namun tak ada kuota guru dalam formasi yang diusulkan tersebut.


"Kita sudah ajukan formasi. Jumlahnya itu 305 untuk nakes dan tenaga teknis. Tak ada guru," ungkap Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel Imran Jausi kepada detikSulsel, Kamis (21/4).


Usulan formasi ini sudah diajukan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk persiapan rekrutmen PPPK 2023. Formasi ini didominasi nakes yang akan ditempatkan di rumah sakit (RS) regional milik Pemprov Sulsel.


"Kalau yang kesehatan itu banyak akan diarahkan untuk mengisi rumah sakit (RS) di Bone yang mau dibangun," terang Imran.


Sebagian nakes lainnya nantinya akan ditempatkan di Makassar untuk mengganti tenaga yang telah pensiun. Termasuk untuk memenuhi kebutuhan RS Pemprov di Makassar sebagai pengganti tenaga yang telah pensiun.


"Sementara untuk tenaga teknis akan di tempatkan di SKPD lingkup Pemprov. Kalau teknis itu di Pemprov lumayan banyak dibutuhkan," katanya.


Usulan formasi tersebut tidak mengakomodir guru PPPK. Alasan Pemprov Sulsel tidak mengusulkan formasi karena kebutuhan guru di Sulsel sudah cukup terpenuhi melalui rekrutmen PPPK tahap 1 dan 2 pada tahun 2021 lalu.