KABAR Gembira Dari Nadiem Terkait PPPK Guru Tahap 3 Yang Sebentar Lagi Digelar, Guru Honorer Harap Simak -->

KABAR Gembira Dari Nadiem Terkait PPPK Guru Tahap 3 Yang Sebentar Lagi Digelar, Guru Honorer Harap Simak

Sabtu, 16 April 2022

Opinirakyat.org  -  Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim  menegaskan komitmen Kemendikbudristek memperjuangkan formasi guru Aparatur Sipil Negara (ASN) PPPK.


Menteri Nadiem mengatakan bahwa pemerintah segera menyempurnakan aturan seleksi serta menggabungkan sisa formasi tahap 3 tahun 2021 dengan formasi baru tahun 2022.


Penegasan Mas Menteri, sapaan akrabnya, menjadi kabar gembira bagi guru honorer yang tengah mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru tahap 3.


Mereka rata-rata guru honorer yang belum bisa ikut tes PPPK tahap 1 dan 2.


Mas Menteri mengatakan Kemendikbudristek memperjuangkan perubahan terpenting, yaitu agar para guru yang sudah lulus ambang batas (passing grade) seleksi PPPK 2021 bisa diprioritaskan mendapatkan formasi.


“Agar pemerintah pusat bisa mengajukan formasi guru PPPK untuk meminimalisir isu terkait formasi di daerah,” ujar Menteri Nadiem Makarim.


Dengan demikian, kata Nadiem Makarim, bisa terjadi percepatan penuntasan pemenuhan kebutuhan 1 juta guru PPPK serta mencegah terjadinya lebih banyak pergeseran antarguru di sekolah induk.


Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Iwan Syahril menjelaskan tersedia formasi guru PPPK sebanyak 1.002.616, sementara yang diusulkan pemerintah daerah baru mencapai 506.252 orang.


Jumlah guru yang lulus seleksi PPPK tahap 1 dan 2 pada 2021 sudah dapat formasi, berjumlah 293.960 orang.


Sementara, terdapat 193.954 guru yang sudah lulus, tetapi belum dapat formasi. 


Artinya, ada 487.814 guru yang sudah lewat ambang batas atau passing grade.


Pada 2022, total formasi yang sudah diajukan pemerintah daerah mencapai 131.239 formasi (17,3 persen) dari 758.018 sisa kebutuhan formasi.


Sebanyak 191 pemerintah daerah belum mengusulkan formasi PPPK sama sekali untuk tahun 2022. Untuk meningkatkan jumlah formasi yang diusulkan akan dilakukan koordinasi kembali dengan Pemda di bulan ini.


Dirjen GTK Iwan Syahril memastikan bahwa Kemendikbudristek selalu berkoordinasi dengan panitia seleksi nasional (panselnas) seleksi guru PPPK 2022 untuk perubahan mekanisme seleksi.


Adapun perubahannya adalah rekrutmen guru PPPK 2022 akan mengutamakan guru-guru yang telah lulus passing grade di tahun 2021 melalui penyempurnaan PermenPAN-RB.


"Kami akan menggabungkan sisa formasi 2021 dengan formasi baru 2022, sehingga formasinya jadi lebih besar,” papar Iwan Syahril. (esy/jpnn)