3 Kebijakan Terbaru Menteri Nadiem Untuk Guru PPPK 2021 Terutama Guru Tanpa Formasi, Akhirnya Guru Bisa Bernapas Lega, Alhamdulillah -->

3 Kebijakan Terbaru Menteri Nadiem Untuk Guru PPPK 2021 Terutama Guru Tanpa Formasi, Akhirnya Guru Bisa Bernapas Lega, Alhamdulillah

Rabu, 19 Januari 2022

Opinirakyat.org Mendikbudristek Nadiem Makarim berjanji akan selalu memperjuangkan para guru honorer dalam seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK.


Dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR RI, Rabu (19/1), Mas Nadiem menegaskan dalam rekrutmen PPPK guru, Kemendikbudristek mengambil posisi berada di sisi guru honorer.


Artinya Kemendibudristek berjuang di Panselnas demi peningkatan status guru honorer menjadi PPPK.


"Walaupun keputusan soal PPPK guru ini merupakan keputusan Panselnas, posisi kami jelas ya tetap di samping guru h
onorer," kata Nadiem Makarim.


Berikut tiga janji Nadiem Makarim sekaligus menjadi bukti keberpihakan Kemendikbudristek kepada guru honorer, yaitu:


1. Berjuang di Panselnas agar guru-guru yang lulus passing grade seleksi PPPK, tetapi tidak punya formasi, tidak dites lagi. 


"Jadi, ketika formasi dibuka mereka langsung mengisi tanpa tes lagi. Ini janji saya," ujar Mas Nadiem.


2. Memaksimalkan afirmasi bagi guru honorer negeri di sekolah induknya sehingga mendapatkan kesempatan terbesar.


"Ini agar guru honorer negeri banyak yang terakomodasi," tegas menteri kelahiran 4 Juli 1984 itu.


3. Hampir 300 ribu guru honorer dan guru swasra kesejahteraannya terjamin karena mereka sudah menjadi PPPK.


Nadiem mengungkapkan tahun ini PPPK guru hasil seleksi 2021 akan mendapatkan gaji dan tunjangan.


"Mulai tahun ini mereka tidak akan menerima gaji di bawah 500 ribu rupiah lagi," ujar Mas Nadiem Makarim. (esy/jpnn)