Seleksi Kompetensi PPPK Guru Tuntas, Ini Jadwal Pengumuman dan Bocoran Siapa yang Lolos, Cek Nama Anda DISINI -->

Seleksi Kompetensi PPPK Guru Tuntas, Ini Jadwal Pengumuman dan Bocoran Siapa yang Lolos, Cek Nama Anda DISINI

Sabtu, 18 September 2021

Opinirakyat.org -  Jumat 17 September 2021 merupakan hari terakhir pelaksanana Seleksi Kompetensi PPPK Guru 2021 tahap I. Tes telah berlangsung dari tanggal 13 September 2021.


Nah, tahapan selanjutnya adalah pengumuman hasil Seleksi Kompetensi tahap I yang dilakukan tanggal 24 September 2021.


Namun sebelumnya akan dilakukan tes susulan tanggal 18 September 2021. Tes ini untuk peserta yang datang terlambat karena tak membawa hasil swab saat tahap I.


Selanjutnya tahapannya adalah:


1. Pengumuman hasil Seleksi Kompetensi I: 24 September 2021


2. Masa sanggah I (masa pengajuan sanggah): 24-27 September 2021


3. Jawab sanggah I (tanggapan sanggah): 27 September-5 Oktober 2021


4. Pengumuman hasil sanggah I: 5 Oktober 2021


Lantas dimana peserta bisa lihat hasilnya?


Peserta bisa cek siapa yang lulus di https://gurupppk.kemdikbud.go.id/webpppk/


Siapa-siapa yang akan lolos tahap I?


Yang akan lolos adalah peserta yang capai passing grade.


Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) telah menetapkan nilai ambang batas bagi peserta seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2021.


Nilai ambang batas ini menjadi nilai minimum yang wajib dicapai peserta saat tes seleksi kompetensi.


Jika nilai akhir pelamar sama, maka penentuannya adalah:


1. Nilai kompetensi teknis yang paling tinggi


2. Jika nilai kompetensi teknis masih sama, penentuan kelulusan akhir didasarkan pada nilai kumulatif kompetensi manajerial dan sosial kultural yang paling tinggi.


3. Jika nilai kumulatif kompetenasi Manajerial dan sosial kultural masoh sama, maka penentuan kelulusan akhir didasarkan pada nilai wawancara yang paling tinggi.


4. Jika nilai wawancara masih sama maka penentuan kelulusan pada akhir didasarkan pada usia paling tinggi.


Selain itu, pada seleksi PPPK Guru 2021 ini memberlakukan adanya kebijakan afirmasi.


Kebijakan ini menyangkut penambahan nilai untuk beberapa ketentuan mulai dari usia, pengalaman kerja, hingga sertifikat pendidik.


Dilansir dari laman SSCASN, berikut ketentuan kebijakan afirmasi dalam seleksi PPPK Guru 2021:


1. Peserta yang memiliki Sertifikat Pendidik linear dengan jabatan yang dilamar mendapat nilai penuh sebesar 100% dari nilai maksimal Kompetensi Teknis.


2. Peserta yang berusia di atas 35 tahun terhitung saat pendaftaran dan berstatus aktif mengajar sebagai guru selama 3 (tiga) tahun sampai dengan saat ini berdasarkan data Dapodik mendapatkan tambahan nilai sebesar 15% dari nilai maksimal Kompetensi Teknis.


3. Peserta dari Penyandang Disabilitas mendapatkan tambahan nilai sebesar 10% dari nilai maksimal Kompetensi Teknis.


4. Peserta dari THK-II dan aktif mengajar sebagai guru selama 3 (tiga) tahun sampai dengan saat ini berdasarkan data Dapodik mendapatkan tambahan nilai sebesar 10% dari nilai maksimal Kompetensi Teknis.


5. Tambahan nilai sebagaimana dimaksud pada point (1), (2), (3) dan (4) berlaku kumulatif dengan nilai total maksimal Kompetensi Teknis sebesar 100% dari Nilai Kompetensi Teknis.


Kepala Pusat Pengembangan Sistem Seleksi (PPSS) BKN, Mohammad Ridwan berharap peserta PPPK Guru bersabar menunggu pengumuman resmi.


"Banyak yg sdh mengkalkulasi, tapi tunggu sajalah hasil resmi dikeluarkan oleh Kemendikbudristek. Tidak perlu patah semangat duluan.


Kita tidak tahu besok hari Tuhan akan memberikan surprise apa pada hambanya yang selalu berusaha dan berdoa," tulis M.Ridwan dalam akun twitternya.


Lantas bagaimana yang tak lolos? Pelamar yang tak lolos masih diberi kesempatan pada tahap II.


Mereka wajib melakukan pemilihan kebutuhan ulang pada SSCASN.


Jadwalnya 9-15 Oktober 2021.


Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim meminta kepafda peserta tahap I yang belum lulus seleksi jangan langsung mengubur ambisi.


Nadiem mengingatkan bahwa peserta diberikan kesempatan untuk mengikuti tes sebanyak tiga kali.


"Kami memiliki program Guru Belajar dan Guru Berbagi khusus seri belajar mandiri guru ASN PPPK. Bapak ibu bisa memanfaatkan program ini agar bisa mempersiapkan diri mengikuti seleksinya kembali. Program ini bertujuan untuk memberikan fasilitasi kepada calon pendaftar ASN PPPK yang terdiri dari materi, perangkat, latihan soal, community learning serta try out," jelas Nadiem.