Cek Sekarang ! Mendikbud Nadiem Bocorkan Materi Ujian Dan Keuntungan Luar Biasa Jadi Guru PPPK -->

Cek Sekarang ! Mendikbud Nadiem Bocorkan Materi Ujian Dan Keuntungan Luar Biasa Jadi Guru PPPK

Sabtu, 10 Juli 2021

 

Opinirakyat.org  - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi atau Mendikbudristek Nadiem Makarim mengungkap keuntungan menjadi ASN guru PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja).


Menurut Mendikbudristek, salah satu keuntungan menjadi ASN guru PPPK yaitu menjadi alternatif rekrutmen karena secara usia sebagian besar guru honorer di sekolah negeri lebih dari 35 tahun.


"Pada tahun 2021 pemerintah membuka perekrutan ASN guru PPPK. Program ini memberikan keuntungan bagi guru berusia lebih dari 35 tahun," kata Mendikbudristek Nadiem Makarim dalam akun Instagram, @ditjen.gtk.kemdikbud yang dikutip KabarBanten, Rabu, 7 Juli 2021.


Ia menjelaskan, program rekrutmen ASN guru  PPPK juga menjadi alternati rekrutmen.


Sebab berdasarkan Dapodik (data pokok pendidikan) tahun2020, sebanyak 59 persen guru honorer di sekolah negeri telah berusia lebih dari 35 tahun.


"Sehingga tidak bisa lagi mengikuti ujian seleksi CPNS (calon pegawai negeri sipil)," katanya.


Lebih lanjut, Mendikbudristek mengatakan, ujian seleksi guru PPPK akan dilakukan sebanyak tiga kali. Ujian pertama di bulan Agustus, kemudian di bulan Oktober, dan Desember 2021.


"Pendaftar guru PPPK memiliki tiga kali kesempatan untuk mencoba," katanya.


Selain dapat mengikuti 3 kali kesempatan mengikuti ujian seleksi, Kemendikbudristek juga menyediakan materi pembelajaran sebagai persiapan mengikuti ujian seleksi bagi calon Guru PPPK.


Materi pembelajaran dapat diakses secara daring di platform Guru Belajar dan Berbagi.


"Besar harapan kami agar program ini dapat mengatasi tantangan kurangnya ketersediaan guru profesional," katanya.


Selain itu, diungkapkan Nadiem, sejalan dengan semangat Merdeka Belajar, pihaknya berharap program ini dapat meningkatkan jaminan kesejahteraan bagi guru.


"Sebagai garda depan pendidikan dan masa depan Indonesia," katanya.***


sumber ; kabarbanten.pikiran-rakyat.com