Kabar Baik ! Guru Pemilik Sertifikasi Pendidik sudah dipastikan Lulus Kompetensi Teknis Seleksi PPPK 2021, Simak Penjelasan Kemendikbud Berikut -->

Kabar Baik ! Guru Pemilik Sertifikasi Pendidik sudah dipastikan Lulus Kompetensi Teknis Seleksi PPPK 2021, Simak Penjelasan Kemendikbud Berikut

Kamis, 06 Mei 2021

Opinirakyat.org -  Nah perlu anda ketahui Kemendikbud memberikan berbagai afirmasi bagi guru Honorer yang akan ikut seleksi PPPK 2021 atau Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja. Salah satunya yaiut Afirmasinya adalah untuk Passing Grade.


Perlu anda ketahui untuk guru honorer yang sudah memiliki sertifikat pendidik, sesuai pernyataan Pak Menteri (Nadiem Makarim) diberikan tambahan poin penuh untuk Kompetensi Teknis.


Tapi anda harus tau juga, para guru yang sudah mempunyai Sertifikat pendidik atau guru honorer yang tersertifikasi tersebut tetap harus lulus passing grade untuk tes manajerial, sosio-kultural, dan wawancara tertulis.


Sedangkan Guru Honorer yang mengajar di sekolah negeri usia 40 tahun keatas dengan masa pengabdian minimal tiga tahun tambahan poin 75 untuk kompetensi teknis.


Dan Untuk Guru Honorer disabilitas afirmasi tambahan poinnya adalah 50 Persen.


Lebih Lanjutnya silahkan anda baca beberapa tahapan dalam seleksi PPPK, yaitu sebagai berikut ;


  • Pendaftaran
  • Seleksi administrasi berupa pengecekan berkas terkait linieritas dan ijazah.
  • Ujian akan dilaksanakan tiga kali (Agustus, Oktober, dan Desember) dengan tipe konten terdiri dari Kompetensi Teknis, sosio-kultural, manajerial dan wawancara.
  • Pengumuman dan Pemberkasan

Dirjen Iwan menjelaskan penetapan afirmasi ini melalui pembahasan berbulan-bulan dengan menerima masukan dari berbagai kalangan. 


Tujuannya adalah untuk memberikan kesempatan guru honorer belajar dan akhirnya siap saat tes PPPK. Kemendikbud memberikan kesempatan tiga kali tes. 


Kalau tidak lulus di tahap pertama harus daftar lagi di tahap dua. 


"Ini luar biasa kerja tim untuk memastikan step-step ini berjalan dengan baik," pungkas Iwan.


sumber; jpnn.com