KABAR Gembira Bun, Gaji ke-13 dan THR Dibayar PENUH dan Akan Cair Bulan dan Tanggal Ini, Alhamdulillah CEK DISINI BUN -->

KABAR Gembira Bun, Gaji ke-13 dan THR Dibayar PENUH dan Akan Cair Bulan dan Tanggal Ini, Alhamdulillah CEK DISINI BUN

Selasa, 13 April 2021

Opinirakyat.org -  Hal yang paling ditunggu-tunggu oleh para karyawan saat Ramadhan adalah Tunjangan Hari Raya (THR), Bunda. Pegawai Negeri Sipil (PNS) juga dapat, lho.


Kabarnya, para PNS akan mendapatkan THR full di tahun ini, Bunda. Namun, hal ini jika tidak ada perubahan secara mendadak.


Mengutip dari CNBC Indonesia, pada tahun-tahun sebelumnya pencairan THR dilakukan paling lambat 10 hari kerja sebelum perayaan Hari Raya Idul Fitri, Bun. Proses pencairannya pun diatur dalam bentuk peraturan pemerintah.


THR PNS akan cair paling lambat pada awal Mei 2021, Bunda. Komponen THR yang diterima ini meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan, tunjangan umum, dan tunjangan kinerja.


Pada saat Askolani menjabat sebagai Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan, ia mengatakan bahwa THR PNS tahun 2021 ini akan diusahakan agar cair sepenuhnya.


"Kebijakan penggajian tahun 2021 adalah pemberian THR dan G13/Pensiunan 13 yang diharapkan diberikan secara full," kata Askolani yang kini menjabat sebagai Dirjen Bea Cukai, kepada detikcom beberapa waktu lalu.


Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No 15 tahun 2019 tentang gaji PNS, gaji yang diterima PNS dikategorikan dengan beberapa golongan, yakni dari yang masa kerja terendah hingga masa kerja tertinggi.


PNS golongan I masa kerja 0 tahun menerima gaji Rp 1,56 juta per bulan dan PNS golongan IV masa kerja 32 tahun, menerima gaji hingga Rp 5,9 juta.


Lantas berapa kisaran THR yang didapatkan oleh PNS ya, Bunda?


Berikut kisi-kisi hitungan THR PNS


Sebagai simulasi, ambil contoh PNS dari Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) No 37 tahun 2015 tentang Tunjangan Kinerja di lingkungan Pegawai Direktorat Jenderal Pajak.


Tunjangan kinerja yang diterima untuk jabatan terendah seperti pelaksana menerima Rp 5,36 juta. Sementara itu, tunjangan kinerja tertinggi untuk jabatan tertinggi yakni eselon I menerima Rp 117,3 juta.


Jadi, THR yang diterima PNS dengan menggabungkan gaji pokok dan tunjangan kinerja untuk jabatan terendah mencapai Rp 6,92 juta, sementara untuk jabatan tertinggi, bisa mencapai Rp 123,2 juta.


Besaran THR yang diterima PNS itu belum mencakup tunjangan-tunjangan lainnya seperti tunjangan keluarga dan tunjangan jabatan atau umum.


Perlu diketahui, tunjangan kinerja yang diterima PNS Direktorat Jenderal Pajak memiliki dasar penghitungan baru yakni memperhatikan Nilai Kinerja Pegawai (NKP), prestasi kerja, dan kontribusi pegawai.


Artinya, tidak semua PNS mendapatkan tunjangan kinerja yang sama. Hal ini karena basis penghitungan yang digunakan untuk pemberian tunjangan kinerja berdasarkan kinerja masing-masing PNS.