ALHAMDULILLAH ! Ribuan Guru Honorer Diusulkan Jadi ASN 2021 dan Yang Lama Mengabdi Di Prioritaskan, Siapkan Berkasnya Sekarang! -->

ALHAMDULILLAH ! Ribuan Guru Honorer Diusulkan Jadi ASN 2021 dan Yang Lama Mengabdi Di Prioritaskan, Siapkan Berkasnya Sekarang!

Jumat, 02 April 2021

 

Opinirakyat.com - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sragen, Suwardi menjelaskan, ada indikator-indikator tertentu menyangkut pengangkatan guru honorer menjadi ASN. 


"Bagi guru honorer yang sudah lama mengabdi akan diprioritaskan diangkat jadi ASN," tutur Suwardi.


Kendati akan memprioritaskan guru honorer yang sudah lama mengabdi, masih ada guru honorer yang ijazahnya belum memenuhi ketentuan. 


"Misalnya mereka belum banyak yang punya gelar S1," ungkapnya. 


Namun, bagi yang belum punya gelar S1 tetap bisa ikut seleksi karena ada afirmasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).


Selain itu, Sragen masih kekurangan jumlah guru seperti guru agama, guru olahraga, dan guru mata pelajaan (Mapel) lainnya. 


Disdikbud Sragen berharap supaya kekosongan jabatan itu bisa segera terisi. 


Harapannya guru-guru honorer ini bisa mengisi posisi tersebut meski ada proses seleksinya," jelasnya. 


Butuh 1,3 Juta Orang


Angin segar untuk para peminat lowongan aparatur sipil negara (ASN).


Sebab, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo mengatakan, pemerintah telah menentukan kebutuhan Aparatur Sipil Negara ( ASN) pada 2021 total sebanyak 1,3 juta orang.

 

Namun, hal itu disertai catatan apabila tidak ada kebijakan lain yang bersifat darurat.







"Pemerintah sudah menentukan kebutuhan ASN secara total tahun 2021, jika tidak ada kebijakan lain yang bersifat darurat sejumlah sekitar 1,3 juta orang," ujar Tjahjo dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan.


Dia menjelaskan, kebutuhan sebanyak 1,3 juta ASN ini meliputi satu juta guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ( PPPK) melalui skema yang menjadi program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).


Demikian info yang dapat kami sampaikan.