HORE! Guru Honorer Pemilik Sertifikat Pendidik, Ada Kabar Gembira Dari Menteri Nadiem Terkait Lulus PPPK 2021, Alhamdulillah -->

HORE! Guru Honorer Pemilik Sertifikat Pendidik, Ada Kabar Gembira Dari Menteri Nadiem Terkait Lulus PPPK 2021, Alhamdulillah

Minggu, 14 Maret 2021

Opinirakyat.com - Forum Guru Honorer Bersertifikasi Sekolah Negeri (FGHBSN) mengapresiasi rencana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim yang akan memberi afirmasi atau poin pada seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Rencana itu pun menjadi kabar gembira bagi para guru honorer.


Ketua Umum FGHBSN Rizki Safari Rakhmat mengatakan, pihaknya mengapresiasi rencana pemerintah memberikan afirmasi bagi guru honorer  yang memiliki sertifikat pendidik. Tambahan poin yaitu poin penuh 100% untuk  kompetensi teknis PPPK 2021.


"Pernyataan itu kabar gembira bagi kami yang sudah lulus sertifikasi guru, kami apresiasi kemdikbud sudah memberikan penghargaan atas perjuangan guru-guru honorer yang sudah lulus sertifikasi Guru," kata Rizki, Minggu (14/3/2021).


Menurut dia, tuntutan atas adanya afirmasi bagi guru honorer yang memiliki sertifikat telah dilakukan sejak lama. Artinya, menteri mendengar aspirasi para guru honorer dan menjalankan amanah sesuai UU Guru dan Dosen Nomor 14/2005. 


Di mana, rekrutmen ASN Guru PPPK 2021 yang berlandaskan kepada UU ASN Nomor 5/2014 yang bertujuan untuk menghasilkan ASN yang profesional sejalan juga sebagaimana dalam UU Guru dan Dosen nomor 14/2005 Pasal 1 ayat 11. Bahwa sertifikasi adalah proses pemberian sertifikat pendidik untuk guru dan dosen.



"Ini kabar gembira, karena kepemilikan sertifikat pendidik guru honorer diberikan afirmasi pada tes PPPK 2021," ujar dia.


Menurutnya, mendapatkan sertifikat pendidik harus melewati proses yang diseleksi secara ketat dan sulit pada program sertifikasi guru. Para guru honorer bersertifikasi sekolah negeri harus tetap berjuang untuk tes kompetensi lainnya agar mencapai ambang batas kelulusan (Passing Grade) pada kompetensi manajerial, sosiokultural dan wawancara. 


Sumber: jabar.inews.id


Demikian info yang dapat kami berikan.