BANTUAN Rp 1 Juta Tahap 3 Dari Kemendikbud Cair Bulan Ini, Siapkan KTP Daftar Dan Cek Nama Penerima Di LINK Ini -->

BANTUAN Rp 1 Juta Tahap 3 Dari Kemendikbud Cair Bulan Ini, Siapkan KTP Daftar Dan Cek Nama Penerima Di LINK Ini

Rabu, 23 Desember 2020

Opinirakyat.org -  Bagi masyarakat yang ingin tahu dapat bantuan BLT APB Rp 1 juta per orang atau tidak bisa cek online daftar penerima menggunakan NIK KTP di link apb.kemdikbud.go.id.


Bantuan langsung tunai apresiasi pelaku budaya (BLT APB) tahap 3 ini diberikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) kepada pelaku budaya atau seniman sebesar Rp 1 juta sekali cair.


Daftar penerima bantuan ini tersedia di link apb.kemdikbud.go.id. Oleh karena itu pelaku budaya sebaiknya segera cek dan membuat akun dengan melangkapi berkas yang dibutuhkan. 


Bantuan ini seperti diberitakan Berita belajardirumah.org berjudul "Bantuan BLT APB Rp 1 Juta Cair Bulan Ini: Buruan Daftar, Cek KTP di apb.kemdikbud.go.id" akan cair ke rekening masing-masing penerima yang sudah diinput di link tersebut.


Berikut cara cek apakah NIK KTP anda terdaftar sebagai calon penerima Bantuan APB tahap 3 Kemendikbud:


- Buka laman https://apb.kemdikbud.go.id/


- Setelah itu akan tampil narasi “Apakah Anda Termasuk penerima program Pemberian Perlindungan Pelaku Budaya Terdampak COVID-19 Tahap III?


- Setelah itu anda tinggal memasukan nomor KTP pada kolom yang disediakan.


- Apabila telah terdaftar, anda dapat melengkapi dokumen-dokumen melalui laman dasbor di https://apb.kemdikbud.go.id/


- Setelah itu para pelaku budaya penerima Bantuan APB tahap 3 wajib melakukan registrasi ulang dengan cara melengkapi data dan karya pada laman apb.kemdikbud.go.id


Untuk membuat akun di apb.kemdikbud.go.id, ada beberapa berkas untuk kelengkapan data yang perlu disiapkan, diantaranya:


- File digital foto KTP (Kartu Tanda Penduduk) yang masih berlaku;


- File digital foto NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) untuk Anda yang telah memiliki NPWP;


- File digital foto Buku Rekening Bank yang masih aktif (foto pada lembar yang mencantumkan Nama Pemilik Rekening dan Nomor Rekening Bank);


- Bukti Karya Pelaku Budaya (menampilkan diri/wajah apabila seni pertunjukan); dan;


- File digital foto Buku Rekening Bank setelah dana masuk (mutasi/bukti transfer masuk).


Layanan Pelindungan Pelaku Budaya Terdampak Pandemi COVID-19 diberikan kepada pelaku budaya terbagi atas dua prioritas:


- Penerima layanan Prioritas I meliputi para pelaku budaya yang termasuk dalam pengelompokan kriteria berikut ini:


- Pelaku budaya yang bersangkutan tidak memiliki mata pencarian lain selain kegiatan bidang kebudayaan yang terhenti total akibat wabah COVID-19 atau berkurang secara


- signifikan akibat wabah COVID-19;


- Pelaku budaya yang memiliki penghasilan perbulannya paling besar lima juta rupiah sebelum wabah COVID-19 terjadi; dan


- Pelaku budaya yang sudah berkeluarga serta memiliki penghasilan perbulan antara lima sampai sepuluh juta rupiah sebelum wabah COVID-19 terjadi.


- Penerima layanan Prioritas I terlebih dahulu mesti melengkapi data diri untuk mendapat bantuan pada periode Mei – Juni. Setelah berkas lengkap dan diverifikasi oleh pihak Panitia PLP2B, bantuan akan segera disalurkan kepada pribadi Pelaku Budaya yang bersangkutan.


Penerima yang masuk dalam kategori Prioritas II meliputi para pelaku budaya yang termasuk dalam pengelompokan kriteria sebagai berikut:


- Pelaku budaya yang belum atau tidak berkeluarga serta memiliki penghasilan perbulan antara lima sampai sepuluh juta rupiah sebelum wabah COVID-19 berlangsung; dan


- Pelaku budaya yang memiliki penghasilan perbulan di atas sepuluh juta rupiah sebelum wabah COVID-19 berlangsung.


- Bantuan BLT APB Tahap 3 Rp 1 juta ini sengaja diberikan pemerintah melalui Kemdikbud untuk membantu pelaku budaya yang terdampak pandemi covid-19.


Bantuan akan cair dalam waktu paling lama dua minggu setelah semua berkas persyaratan dimasukkan dan diverifikasi oleh panitia PLP2B.


Sebagai informasi, Bantuan APB ini tidak akan diberikan kepada pelaku budaya yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PPNS), TNI, Polri, Karyawan BUMN, Karyawan BUMD, Dosen, maupun Dokter. (Sumber : Pikiran-rakyat)